lDr. Halim Darmawan, S.H., M.H., pengacara senior sekaligus akademisi yang dikenal sebagai Managing Partner Halim & Partners serta Ketua Senat dan Rektor Universitas Pramita Indonesia, resmi dilantik sebagai pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional

https://youtu.be/5hZQkhInWUU?si=5FB-sKS_WyKX-oV
lDr. Halim Darmawan, S.H., M.H., pengacara senior sekaligus akademisi yang dikenal sebagai Managing Partner Halim & Partners serta Ketua Senat dan Rektor Universitas Pramita Indonesia, resmi dilantik sebagai pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional periode 2026–2031.

Pelantikan tersebut berlangsung di Grand Ballroom Lt. 2 Hotel Fairmont Jakarta, Jumat (8/5), dan dihadiri para advokat, akademisi, serta tokoh hukum dari berbagai daerah di Indonesia.

Usai pelantikan, Dr. Halim Darmawan menyampaikan pentingnya membangun mentalitas, integritas, dan profesionalisme para advokat di tengah perkembangan regulasi hukum yang terus berubah.
https://youtu.be/5hZQkhInWUU?si=5FB-sKS_WyKX-oV
“Organisasi ini berbeda karena mengedepankan adab dan integritas tinggi sehingga benar-benar menjadi organisasi yang profesional. Banyak pengacara saat ini yang masih belum memahami regulasi dan perundang-undangan terbaru, padahal itu sangat penting dalam menjalankan profesi advokat,” ujar Dr. Halim Darmawan kepada awak media.

Menurutnya, seorang advokat tidak cukup hanya mengandalkan teori hukum semata, tetapi juga harus memahami praktik hukum, analisis perkara, serta etika profesi dalam menjalankan tugas di pengadilan maupun di luar pengadilan.

“Kita harus menangani perkara dengan benar dan sesuai aturan. Jangan sampai hanya mengandalkan metode atau teori, tetapi analisis hukumnya lemah. Advokat harus memiliki pemikiran yang lebih baik, lebih tajam, dan memahami undang-undang secara menyeluruh,” katanya.

Dr. Halim juga menegaskan komitmennya untuk ikut membina dan mendidik para advokat muda melalui organisasi Peradi Profesional. Ia mengaku siap memberikan ilmu praktik hukum secara langsung kepada anggota agar kualitas advokat Indonesia semakin meningkat.

“Kami sebagai pengurus ingin memberikan kontribusi nyata bagi para pengacara. Sebagai praktisi, saya siap memberikan pembelajaran praktik secara gratis. Mereka bisa bertemu kapan saja untuk berdiskusi dan belajar supaya kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Ia berharap Peradi Profesional ke depan dapat menjadi organisasi advokat yang mampu mencetak pengacara berintegritas, profesional, serta memiliki kualitas pemikiran hukum yang kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan saya, kita bisa membenahi semuanya menjadi lebih baik dan menjadikan organisasi ini benar-benar bermartabat,” tutupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Partai Gerakan Perubahan, di Rumah Perwakilan Rakyat

Partai Gerakan Perubahan.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 500 aktivis perempuan dari berbagai latar belakang, serta menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai pembicara dan narasumber. Kongres ini mengusung semangat perempuan Indonesia sebagai pilar ketahanan bangsa di abad ke-21,dengan agenda utama berupa diskusi lintas sektor