maxsi, anggota peradi profesional dari dpc makassar, menyampaikan harapannya agar perhimpunan advokat indonesia (peradi) profesional periode 2026–2031 dapat menjadi organisasi advokat yang solid,

maxsi, anggota peradi profesional dari dpc makassar, menyampaikan harapannya agar perhimpunan advokat indonesia (peradi) profesional periode 2026–2031 dapat menjadi organisasi advokat yang solid, positif dalam dunia hukum di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Maxsi usai mengikuti pelantikan pengurus Peradi Profesional yang berlangsung di Grand Ballroom Lt. 2 Hotel Fairmont Jakarta, Jumat (8/5).

Dalam wawancara bersama awak media, Maxsi menilai pelantikan tersebut menjadi langkah awal yang baik dalam membangun organisasi advokat yang lebih profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat pencari keadilan.
“Harapan saya Peradi Profesional bisa kompak dan solid. Organisasi ini harus bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya dan menjadi contoh awal untuk menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat dalam mencari keadilan,” ujar Maxsi.

Ia juga menegaskan pentingnya persatuan di dalam organisasi advokat agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum di Indonesia.

Menurutnya, kehadiran Peradi Profesional diharapkan mampu menghadirkan semangat baru bagi para advokat dalam menjalankan profesinya secara profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan hukum masyarakat.

Maxsi yang datang dari Makassar mengaku merasa bangga dapat menghadiri dan mengikuti langsung prosesi pelantikan pengurus Peradi Profesional periode 2026–2031 di Jakarta.

“Kami dari Makassar merasa senang bisa hadir dan diundang dalam acara ini. Semoga ke depan organisasi ini semakin berkembang dan membawa manfaat besar bagi dunia advokat Indonesia,” tutupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Partai Gerakan Perubahan, di Rumah Perwakilan Rakyat

Partai Gerakan Perubahan.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 500 aktivis perempuan dari berbagai latar belakang, serta menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai pembicara dan narasumber. Kongres ini mengusung semangat perempuan Indonesia sebagai pilar ketahanan bangsa di abad ke-21,dengan agenda utama berupa diskusi lintas sektor