Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi advokat dinilai menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kinerja kepengurusan mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Hal tersebut disampaikan perwakilan DPC Peradi Purwokerto sa'at memberikan keterangan terkait pelaksana'an Rakernas dan program organisasi ke depan

Jakarta,Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi advokat dinilai menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kinerja kepengurusan mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Hal tersebut disampaikan perwakilan DPC Peradi Purwokerto sa'at memberikan keterangan terkait pelaksana'an Rakernas dan program organisasi ke depan (8/5/26).



Menurutnya, Rakernas bukan sekedar agenda tahunan seremonial, melainkan wadah untuk menampung aspirasi seluruh pengurus daerah di Indonesia agar mampu melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada profesi advokat.



“Rakernas ini merupakan agenda tahunan untuk memonitor kinerja pengurus secara keseluruhan, baik DPN maupun DPC. Di sana juga menjadi tempat menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan dari daerah agar menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi dan profesi advokat,” tutur nya.



Ia menegaskan, salah satu fokus utama yang diperjuangkan dalam Rakernas adalah penguatan imunitas advokat dalam menjalankan profesinya sebagai penegak hukum yang sejajar dengan aparat penegak hukum lainnya.



“Advokat harus dipandang sejajar dengan penegak hukum lain dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Tanpa adanya penguatan imunitas advokat, Rakernas akan kehilangan makna pentingnya,” lagi tegas nya.



Selain itu, DPC Peradi Purwokerto juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia para advokat agar lebih profesional dalam menangani perkara hukum yang semakin kompleks.



“Visi kami jelas, meningkatkan kualitas advokat dan menjadikan advokat lebih profesional dalam penanganan perkara. Dengan perkembangan hukum saat ini, ruang lingkup kerja advokat juga semakin luas,” kata nya.



Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas anggota, Peradi Purwokerto juga terus membuka ruang perekrutan anggota baru agar semakin banyak advokat yang bergabung dan memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.



Pihaknya juga berupaya mendekatkan organisasi advokat dengan masyarakat melalui berbagai program bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu.



“Kami memiliki klinik hukum dan pelayanan konsultasi gratis setiap hari Jumat, termasuk pendampingan hukum bagi masyarakat yang tidak memiliki biaya. Jadi tidak semua perkara harus berbicara soal uang,” jelas nya lagi.



Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak, khususnya dalam kasus kekerasan yang sa'at ini tengah menjadi perhatian publik.



“Sa'at ini kami sedang menangani perkara anak yang disiram bensin dan dibakar. Bagi kami, perlindungan anak menjadi prioritas utama, terutama dalam pendampingan korban,” ungkapnya.



Selain aktif dalam advokasi hukum, Peradi Purwokerto juga terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan hidup. Salah satu program yang pernah dilakukan adalah penanaman 1.000 pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap keseimbangan lingkungan.



“Kami tidak hanya mendampingi masyarakat dalam persoalan hukum, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Penanaman seribu pohon merupakan bentuk advokasi kepada alam agar tercipta keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Partai Gerakan Perubahan, di Rumah Perwakilan Rakyat

Partai Gerakan Perubahan.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 500 aktivis perempuan dari berbagai latar belakang, serta menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai pembicara dan narasumber. Kongres ini mengusung semangat perempuan Indonesia sebagai pilar ketahanan bangsa di abad ke-21,dengan agenda utama berupa diskusi lintas sektor